Harga Material Naik, 20 Rumah Warga Tinelo Tetap Dikebut. Komisi III Turun Tangan
Info Gorontalo - Harapan 20 keluarga di Desa Tinelo, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, untuk memiliki rumah yang lebih layak mulai terlihat bentuknya. Sabtu, 12 September 2026, pembangunan rumah bantuan pemerintah itu telah memasuki tahap fondasi.
Di tengah kenaikan harga bahan bangunan, Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo turun langsung mengecek proses pembangunan tersebut.
Peninjauan dilakukan pimpinan dan anggota Komisi III untuk memastikan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) berjalan sesuai rencana dan benar-benar dirasakan masyarakat penerima manfaat.
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie, mengatakan program BSPS di Desa Tinelo menyasar 20 unit rumah. Pembangunan dibagi dalam dua tahap, masing-masing 10 unit.
“Program ini merupakan bentuk kolaborasi pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak. Kami dari Komisi III akan terus melakukan pengawasan agar pelaksanaannya berjalan baik dan tepat sasaran,” kata Espin.
Saat DPRD meninjau lokasi, sejumlah rumah penerima manfaat sudah mulai mengarah pada bentuk bangunan. Pekerjaan saat ini berada pada tahap fondasi dengan ukuran rumah standar 6 x 6 meter.
Namun, pembangunan rumah tersebut menghadapi tantangan. Harga sejumlah bahan bangunan mengalami kenaikan. Kondisi itu berpotensi memengaruhi proses pembangunan jika tidak disiasati dengan baik.
Espin mengatakan pemerintah dan penerima manfaat perlu menyesuaikan pelaksanaan pembangunan dengan kondisi harga material dan kemampuan swadaya masyarakat.
“Yang terpenting bagaimana pembangunan ini tetap berjalan. Kondisi harga bahan bangunan tentu menjadi perhatian, tetapi pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kondisi lapangan dan kemampuan swadaya penerima bantuan,” ujarnya.
Dari sisi pembiayaan, pencairan anggaran melalui Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) diperkirakan terealisasi pada 15 atau 16 September 2026.
Espin berharap pencairan tersebut dapat mempercepat pekerjaan di lapangan sehingga pembangunan tidak berhenti pada tahap fondasi.
Bagi Lusi, salah satu penerima manfaat, rumah bantuan tersebut memiliki arti besar bagi keluarganya.
Selama ini, keluarganya hanya memiliki satu kamar tidur. Kondisi itu membuat ruang bagi anak-anak sangat terbatas.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dengan bantuan ini. Sebelumnya kami hanya punya satu kamar. Dengan adanya bantuan ini, kami bisa menambah kamar untuk anak-anak,” kata Lusi.
Bantuan tersebut kini perlahan mengubah harapan menjadi bangunan nyata. Dari fondasi yang mulai berdiri, keluarga penerima manfaat menunggu satu hal, yakni rumah yang bisa segera ditempati dengan lebih layak.
Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo memastikan pengawasan akan terus dilakukan agar program BSPS di Desa Tinelo berjalan hingga selesai.
DPRD juga mendorong agar program serupa terus berlanjut dan menjangkau keluarga lain yang masih membutuhkan hunian layak.(IG03)


Komentar (0)
Komentar Facebook